Kamis, 19 April 2012

Perempuan di "OTAK" Lelaki


curahan hati dari seorang Ikhwan:

Kamu tau kenapa saya suka wanita itu pakai jilbab?
Jawabannya sederhana, karena mata saya susah diajak kompromi.
Bisa dibayangkan bagaimana saya harus mengontrol mata saya ini mulai dari keluar pintu rumah sampai kembali masuk rumah lagi. Dan kamu tau? Di kampus tempat saya seharian disana, kemana arah mata memandang selalu saja membuat mata saya terbelalak.
Hanya dua arah yang bisa membuat saya tenang, mendongak ke atas langit atau menunduk ke tanah.
Melihat kedepan ada perempuan berlenggok dengan seutas “Tank Top”, noleh ke kiri pemandangan “Pinggul terbuka”, menghindar kekanan ada sajian “Celana ketat plus You Can See”, balik ke belakang dihadang oleh “Dada menantang!” Astaghfirullah… kemana lagi mata ini harus memandang?
Kalau saya berbicara nafsu, ow jelas sekali saya suka. Kurang merangsang itu mah!
Tapi sayang, saya tak ingin hidup ini dibaluti oleh nafsu. Saya juga butuh hidup dengan pemandangan yang membuat saya tenang.
Saya ingin melihat wanita bukan sebagai objek pemuas mata. Tapi mereka adalah sosok yang anggun mempesona, kalau dipandang bikin sejuk di mata. Bukan paras yang membikin mata panas, membuat iman lepas ditarik oleh pikiran “ngeres” dan hatipun menjadi keras.
Andai wanita itu mengerti apa yang sedang dipikirkan oleh laki-laki ketika melihat mereka berpakaian seksi, saya yakin mereka tak mau tampil seperti itu lagi. Kecuali bagi mereka yang memang punya niat untuk menarik lelaki untuk memakai aset berharga yang mereka punya.
Istilah seksi kalau boleh saya definisikan berdasar kata dasarnya adalah penuh daya tarik seks. Kalau ada wanita yang dibilang seksi oleh para lelaki, janganlah berbangga hati dulu. Sebagai seorang manusia yang punya fitrah dihormati dan dihargai semestinya anda malu, karena penampilan seksi itu sudah membuat mata lelaki menelanjangi anda, membayangkan anda adalah objek syahwat dalam alam pikirannya. Berharap anda melakukan lebih seksi, lebih… dan lebih lagi. Dan anda tau apa kesimpulan yang ada dalam benak sang lelaki? Yaitunya: anda bisa diajak untuk begini dan begitu alias gampangan!
Mau tidak mau, sengaja ataupun tidak anda sudah membuat diri anda tidak dihargai dan dihormati oleh penampilan anda sendiri yang anda sajikan pada mata lelaki.
Jika sesuatu yang buruk terjadi pada diri anda, apa itu dengan kata-kata yang nyeleneh, pelecehan seksual atau mungkin sampai pada perkosaan. Siapa yang semestinya disalahkan? Saya yakin anda menjawabnya “lelaki” bukan? Oh betapa tersiksanya menjadi seorang lelaki dijaman sekarang ini.
Kalau boleh saya ibaratkan, tak ada pembeli kalau tidak ada yang jual. Simpel saja, orang pasti akan beli kalau ada yang nawarin. Apalagi barang bagus itu gratis, wah pasti semua orang akan berebut untuk menerima. Nah apa bedanya dengan anda menawarkan penampilan seksi anda pada khalayak ramai, saya yakin siapa yang melihat ingin mencicipinya.
Begitulah seharian tadi saya harus menahan penyiksaan pada mata ini.
Bukan pada hari ini saja, rata-rata setiap harinya. Saya ingin protes, tapi mau protes ke mana? Apakah saya harus menikmatinya? tapi saya sungguh takut dengan Zat yang memberi mata ini. Bagaimana nanti saya mempertanggungjawabkan nanti? sungguh dilema yang berkepanjangan dalam hidup saya.
Allah Taala telah berfirman: “Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya”, yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita beriman “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. An-Nuur : 30-31).
Jadi tak salah bukan kalau saya sering berdiam di ruangan kecil ini, duduk di depan komputer menyerap sekian juta elektron yang terpancar dari monitor, saya hanya ingin menahan pandangan mata ini. Biarlah mata saya ini rusak oleh radiasi monitor, daripada saya tak bisa pertanggung jawabkan nantinya. Jadi tak salah juga bukan? kalau saya paling malas diajak ke mall, jjs, kafe, dan semacam tempat yang selalu menyajikan keseksian.
Saya yakin, banyak laki-laki yang punya dilema seperti saya ini. Mungkin ada yang menikmati, tetapi sebagian besar ada yang takut dan bingung harus berbuat apa. Bagi anda para wanita apakah akan selalu bahkan semakin menyiksa kami sampai kami tak mampu lagi memikirkan mana yang baik dan mana yang buruk. Kemudian terpaksa mengambil kesimpulan menikmati pemadangan yang anda tayangkan?
So, berjilbablah … karena itu sungguh nyaman, tentram, anggun, cantik, mempersona dan tentunya sejuk dimata :')

berbagai sumber

Sabtu, 31 Maret 2012

tugas 2 b.ingris bisnis II

EXERCISE 2:

5. Some of the questions on the test was impossible to answer.
    Answer : Incorrect
    Analysis: The questions (plural noun) and was (singular verb) are not match. It should be      ‘….the          questions ……were…..”



TOEFL EXERCISE (Skill 1-3)

2. The languages of the world presents a vast array of structural similiarites and differences.
     Answer : A. Presents
      (The languages is the subject “Plural Subject” and the verb of Plural is  “-s/es”. So the verb   presentsdoesn’t need s/es.)
     The Correct Sentence :
The languages of the world present a vast array of structural similarties and differences.



3. The rise of multinationals have resulted in a great deal of legal ambiguity because
     multinationals can operate in so many jurisdictions.
     Answer : A. Have
(The rise multinationals can be transformed into a subject “it”. “it” is a plural subject   followed by has,does, etc.)
    The Correct Sentence :
The rise multinationals has resulted in a great deal of legal ambiguity because multinationals can operate in so many jurisdictions.


4.  All of the east-west interstate highways in the United States has even numbers, while
      north-south interstate highways are odd-numbered.
      Answer : A. Has
(All of the east-west interstate highways is a plural subject.  Plural Subject must followed by the verb usedhave.)
      The Correct Sentence :
All of the east-west interstate highways in the United States have  even numbers, while north-south interstate highways are odd-numbered.


5.  When a massive star in the large Magellanic Cloud exploded in 1987, a wave of neutrinos
      were detected on Earth.
         Answer : C. Were
(a wave of neutrinos  is a “singular subject”. And the singular subject must followed by the verb “was”.)
       The Correct Sentence :
When a massive star in the large Magellanic Cloud exploded in 1987, a wave of neutrinos was detected on Earth.


6.  Every open space in the targeted area that has grass and a few bushes are occupied by the
     write-crowned sparrow.
          Answer : C. Are
(Every open space is a singular subject. So the verb “are” must changed to be “is”)
          The Correct Sentence :
Every open space in the targeted area that has grass and a few bushes is occupied by the  write-crowned sparrow.


7. Krakatoa is remembered as the volcano that put so much ash into the air that sunsets
    around the world was affected for two years afterward.
        Answer : B. Put
(Krakatoa is a singular subject. So the verb “put” must +s/es → “puts”)
       The Correct Answer :
Krakatoa is remembered as the volcano that puts so much ash into the air that sunsets around the world was affected for two years afterward.


8.  The term  “Yankee” was originally a nickname for people from New England, but now
      anyone from the United States are reffered to as a Yankee.
         Answer : B. Are
(The Subject is “anyone” and it’s a singular subject. So the verb “are” must changed to be  “is”)
         The Correct Answer :
The term “Yankee” was originally a nickname for people from New England, but now  anyone from the United States is reffered to as a Yankee.


9.  A network of small arteries, mostly sandwiched between the skin and the underlying
     muscles, supply blood to the face and scalp.
           Answer : C. Supply
(a network is a singular subject. So the verb “supply” must followed by +s/es →  “Supplies”)
            The Correct Answer :
A network of small arteries, mostly sandwiched between the skin and the underlying muscles, supplies blood to the face and scalp.


10. Mesquite is a small tree in the Southwest who can withstand the severest drought.
             Answer: C. Who
(“who” is pronoun used to refer to people. in the sentence referred to “tree”. So “who”must changed to “that”)
            The Correct Answer:
Mesquite is a small tree in the Southwest that can withstand the severest drought.

akuntansi

Pengertian dan Definisi Akuntansi

Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.

Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan. Akuntansi digunakan di hampir seluruh kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk mengambil keputusan sehingga disebut sebagai bahasa bisnis.
 

Prospek akuntansi

Lulusan program studi ini diharapkan dapat menempati posisi-posisi jabatan pada level seperti akuntan/auditor internal atau staf pemeriksa di perusahaan atau departemen pemerintahan, bisa sebagai konsultan dan penyedia jasa bidang akuntansi, keuangan dan atau perpajakan. Para lulusan S1 Akuntansi diharapkan memiliki keilmuan dalam bidang akuntansi sebagai dasar untuk pengembangan menjadi akuntan profesional dan mampu mengembangkan serta memanfaatkan teknologi informasi dan komputer yang mendukung dalam tugasnya. 

Beberapa peluang yang dapat diisi oleh lulusan program studi akuntansi, meliputi tenaga profesional seperti : 
Kepala Departemen Akuntansi, 
Akuntan Publik, 
Kepala Perpajakan, 
Staff Accounting, 
Akuntan Pendidik, 
Akuntan Pemerintah (pajak), 
Coorporate Scretary, 
anajer Keuangan, 
Analisis Sistem Informasi Akuntansi, 
Enterpreneur di berbagai bidang usaha baik industri maupun Jasa. 
 

mengenal pasar modal (capital market)

  1. Pengertian
Kebutuhan dunia usaha terhadap permodalan, setiap saat cenderung menunjukkan jumlah yang semakin bertambah. Terjadinya pertambahan permintaan permodalan ini ditunjukkan dengan semakin meningkat kebutuhan untuk aktivitas produksi. Oleh karena itu untuk memudahkan masyarakat dan para produsen untuk mendapatkan permodalan maka pemerintah bersama-sama lembaga-lembaga ekonomi menyelenggarakan kegiatan pasar modal.
Pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang (obligasi), ekuiti (saham), reksa dana, instrumen derivatif maupun instrumen lainnya. Pasar modal merupakan sarana pendanaan bagi perusahaan maupun institusi lain (misalnya pemerintah), dan sebagai sarana bagi kegiatan berinvestasi. Dengan demikian, pasar modal memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana kegiatan jual beli dan kegiatan terkait lainnya.

  1. Perbedaan dengan Pasar Uang
Perbedaan antara pasar modal dengan pasar uang adalah jangka waktunya. Dalam pasar uang, diperdagangkan surat berharga berjangka waktu pendek, sedangkan dalam pasar modal, diperdagangkan surat berharga berjangka waktu panjang.

  1. Fungsi Pasar Modal
Pasar modal memiliki peran penting dalam perekonomian suatu Negara karena pasar modal mempunyai 2 fungsi, yaitu :
a.       Fungsi ekonomi.
Pasar modal menyediakan fasilitas atau wahana yang mempertemukan dua kepentingan yaitu pihak investor dan pihak yang memerlukan dana.
b.       Fungsi keuangan.
          Pasar modal memberikan kemungkinan dan kesempatan memperoleh imbalan (return) bagi pemilik dana, sesuai dengan karakteristik investasi yang dipilih.
Jadi diharapkan dengan adanya pasar modal aktivitas perekonomian menjadi meningkat karena pasar modal merupakan alternative pendanaan bagi perusahaan-perusahaan untuk dapat meningkatkan pendapatan perusahaan yang pada akhirnya memberikan kemakmuran bagi masyarakat yang lebih luas.
Sedangkan fungsi pasar modal di Indonesia meliputi:
1. sebagai sarana badan usaha untuk mendapatkan tambahan modal;
2. sebagai sarana pemerataan pendapatan;
3.  memperbesar produksi dengan modal yang didapat sehingga produktivitas meningkat;
4.  menampung tenaga kerja; dan
5.  memperbesar pemasukan pajak bagi pemerintah.
  1. Manfaat Pasar Modal
Secara umum, manfaat dari keberadaan pasar modal adalah :
a.Menyediakan sumber pembiayaan (jangka panjang) bagi dunia usaha sekaligus memungkinkan alokasi dana secara optimal.
b.Memberikan wahana investasi yang beragam bagi investor sehingga memungkinkan untuk melakukan diversifikasi.
c. Menyediakan leading indicator bagi perkembangan perekonomian suatu Negara. Maksudnya jika pasar modal berkembang maka diharapkan perekonomian juga akan berkembang.
d. Penyebaran kepemilikan perusahaan sampai pada lapisan masyarakat menengah
e.  Penyebaran kepemilikan, keterbukaan dan profesionalisme menciptakan iklim berusaha yang sehat serta mendorong pemanfaatan manajemen profesional.
 5. Tujuan Dibentuknya Pasar Modal
Pada tahun 1977, pemerintah mengaktifkan kembali beroperasinya pasar modal dengan tujuan untuk lebih memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Pengaktifan kembali tersebut dilandaskan oleh adanya kebutuhan dana pembangunan yang semakin meningkat.
            Melalui pasar modal, dunia usaha akan dapat memperoleh sebagian atau seluruh pembiayaan jangka panjang yang diperlukan. Selain itu, pengaktifan ini juga dimaksudkan untuk meratakan hasil-hasil pembangunan melalui kepemilikan saham-saham perusahaan serta penyediaan lapangan kerja dan pemerataan kesempatan usaha.
 
6. Peran Strategis Pasar Modal
            Pasar modal memiliki peranan penting dalam kegiatan ekonomi. Di banyak negara, terutama di negara-negara yang menganut sistem ekonomi pasar, pasar modal telah menjadi salah satu sumber kemajuan ekonomi, sebab pasar modal dapat menjadi sumber dana alternatif bagi perusahaan-perusahaan. Perusahaan-perusahaan ini merupakan salah satu agen produksi yang secara nasional akan membentuk Gross Domestic Product (GDP). Perkembangan pasar modal akan menunjang kegiatan peningkatan GDP. Dengan kata lain, berkembangnya pasar modal akan mendorong pula kemjuan ekonomi suatu negara.

tips penulisan ilmiah

Setiap mahasiswa baik yang mengambil D3 maupun S1 di Universitas Gunadarma (gundar), pasti akan mendapatkan tugas untuk membuat PI / Karangan Ilmiah / dikampus lain biasa disebut Tugas Akhir (TA). Isinya tentang laporan dan steb-by-step penelitian kita terhadap suatu pembuatan / inovasi dibidang / jurusan yg kita ambil. Kalian bisa saja membuat PI tentang pembuatan website, pembuatan software, atau sistem. Yang menurut kalian belum ada dipasaran / dunia luar, atau yang sudah ada di luar kalian anggap belum sempurna dan kalian punya solusi terbaiknya. Sebenarnya untuk membuat PI tidaklah terlalu sulit, tetapi hanya butuh pencurahan waktu dan kosentrasi saja dalam menyelesaikannya tepat waktu, dan biasanya yang agak berat dan melelahkan justru di awal bab, dimana kita harus berurusan dengan Dosen Pembimbing dalam mengajukan judul dan beradu argumentasi tentang Bab Pendahuluan dan Batasan Masalah, jangan kalah ngotot jika kalian merasa benar, dan kalian baiknya memegang data-data yang akurat dan dapat diandalkan dalam meng-counter balik penolakan Judul kalian. Karena tak jarang ada dosen yang tak jelas keinginannya kta ini harus mengajukan judul seperti apa?
Jika kalian membuat PI dari nol, coba kalian pikirkan dahulu, minat kalian dan skill (kemampuan) kalian dalam bidang apa? Percuma kalau kalian punya skill di pemrograman C++ / PHP, tetapi kalian tidak punya minat untuk membuat sesuatu dengan pemrograman tersebut, karena yang sering terjadi adalah ketika kita menghadapi titik jenuh alias BT dalam mengerjakan PI, maka penulisan kalian akan terhambat dan tidak akan selesai-selesai. Lain halnya jika kalian memang punya minat dalam pembuatan website e-commerce tetapi kalian tidak punya skill untuk melakukannya, kalian akan dengan semangat mempelajarinya dan ketika menghadapi masalah dan kalian berhasil menemukan solusinya, maka akan ada kepuasan tersendiri yang secara otomatis bisa membuat semangat kalian bangkit lagi dalam menyelesaikan PI. Ingat, ilmu dapat dipelajari asal kita punya kemauan. Tapi yang lebih sempurna adalah jika kalian punya skill dan minat dalam bidang tersebut, maka segalanya akan lebih mudah.
Jika kalian membuat PI “setengah-setengah”, maskudnya adalah kalian membuat PI berdasarkan PI orang lain dengan menyempurnakannya atau menambahkan point baru yang belum ada sebelumnya, misalnya kalian mempelajari PI orang lain tentang pembuatan “Sistem Penjualan Supermarket mini”, tetapi pada sistem tersebut, database hanya terbatas pada 100 jenis barang dan tidak ada pengkategorian produk-produk. Dengan kalian meng-upgrade database menjadi 500 jenis barang dan membuat pengkategorian produk, sebenarnya kalian sudah memiliki modal untuk mengajukan PI tersebut ke dosen pembimbing, tinggal jelaskan saja situasi yang ada di pasaran belum ada yang memiliki “kesempurnaan” seperti sistem buatan anda. Gampang kan?
Jika kalian minta dibuatkan PI, dengan meminta tolong pacar atau membayar orang untuk membuatkan PI untuk kalian, sebenarnya hal ini juga sering terjadi dan banyak yang tetap berhasil lolos dari gunadarma, banyak yang menggunakan cara ini karena masalah kesibukan, biasanya mahasiswa yang sudah bekerja atau yang males, tinggal yang menjadi titik balik adalah ketika kalian menghadapi sidang PI, jalan keluarnya sebenarnya sederhana, kalian tinggal menguasai betul-betul dan mempelajarinya dengan seksama PI “buatan” kalian, jangan sampai kalian tidak mengerti samasekali tentang apa yang kalian buat, bisa-bisa PI kalian dilempar ke muka kalian oleh dosen penguji, hehehe. Dengan cara ini kalian sebaiknya tetap minta bimbingan dengan si pembuat PI untuk menjelaskan apa yang dia buat untuk anda, Tanya kelebihan dan kekurangan dari produk yang kalian buat, dan apa alasan dasar pembuatan dan pemilihan judul tersebut dan ingatlah baik-baik.
Fondasi dasar dalam meloloskan PI dari sidang adalah Penguasaan Materi, dan Kemampuan Berkomunikasi. Banyak yang PI-nya canggih, tetapi menjadi gagal sidang gara-gara tidak bisa menjelaskan dengan baik ketika ditanya oleh dosen penguji. Kadang ketika kita grogi kita menjadi lupa dengan semua materi kita, solusinya, banyak berlatih didepan cermin seolah-olah kita sedang presentasi di depan dosen, perhatikan sikap tubuh kalian dan pengunaan tata bahasa kalian, sudah baik atau belum, cara ini dapat membangun rasa percaya diri kalian, banyak berlatih dan sempurnakanlah.
Pada akhirnya kita akan dihadapkan pada pertanyaan, sebenarnya buat apa sih kita membuat PI??? Tapi yakinlah, pembuatan PI dengan segala proses yang harus dilalui didalamnya tidaklah akan sia-sia, karma akan sangat berguna di dunia nyata nanti, terutama di dunia kerja.

bahaya heat stroke

 (sumber : kompas)

Cuaca yang ekstrim akhir-akhir ini menyebabkan suhu bumi pun menjadi tidak menentu. Di siang hari yang cerah, udara di bumi akan terasa sangat panas. Hal ekstrim yang serupa dirasakan saat malam hari, udara akan terasa lebih dingin dibandingkan dengan malam-malam beberapa tahun silam. Contoh nya saja udara di Jakarta sekarang terasa lebih panas pada siang hari, yang suhu nya mencapai 330C menurut Badan Meteorologi dan Geofisika. Akhirnya, hampir seluruh lapisan masyarakat memutuskan menggunakan AC (Air Conditioner) untuk menaggulangi masalah panas tersebut. Hampir di seluruh perkantoran, perumahan, dan gedung-gedung di Jakarta telah terpasang alat yang dinamakan AC. Padahal ada misteri bahaya heatsroke di balik penggunaan AC di saat suhu bumi yang ekstrim ini.
Untuk sebagian masyarakat di Indonesia, khususnya di Jakarta mungkin telah mengetahui istilah heatstroke. Salah satu penyebabnya adalah perbedaan suhu yang ekstrim di dua tempat yang berbeda pula. Contoh nya saja, suhu yang diciptakan oleh AC di dalam gedung, yang memberikan efek dingin pada penggunanya akan menjadi pemicu dari bahaya heatsroke. Apalagi para pengguna AC di gedung-gedung perkantoran cenderung mengatur suhu ruangan 230-150C, dengan alasan banyak alat-alat bermuatan listrik yang sensitif terhadap panas. Alih-alih para ‘penghuni’ kantor akan merasakan dehydrasi yang berlebih, demam saat keluar dari gedung, pusing, bahkan mimisan. Itulah gejala dari heatstroke yang di sebabkan oleh suhu yang ekstrim. Para ahli medis di Amerika mengatakan kalau heatsroke dapat menyebabkan kematian apabila tidak ditanggulangi secara benar dan tepat.
Namun, bagi seluruh masyarakat yang telah mengetahui bahaya dan gejala dari heatsroke tidak usah khawatir, karena hal itu dapat dicegah. Beberapa pencegah terjadi nya heatstroke di tubuh kita adalah perbanyaklah minum air putih, kurangi penggunaan AC dengan pengaturan suhu yang sangat rendah, gunakanlah payung di bawah terik sinar matahari, dan gunakanlah jaket atau busana berbahan tebal saat berada di ruangan yang menggunakan AC.

Global Warming & Climate Change

(sumber : NYtimes)

Global warming has become perhaps the most complicated issue facing world leaders. Warnings from the scientific community are becoming louder, as an increasing body of science points to rising dangers from the ongoing buildup of human-related greenhouse gases — produced mainly by the burning of fossil fuels and forests.
Global emissions of carbon dioxide jumped by the largest amount on record in 2010, upending the notion that the brief decline during the recession might persist through the recovery. Emissions rose 5.9 percent in 2010, according to the Global Carbon Project, an international collaboration of scientists. The increase solidified a trend of ever-rising emissions that scientists fear will make it difficult, if not impossible, to forestall severe climate change in coming decades.
However, the technological, economic and political issues that have to be resolved before a concerted worldwide effort to reduce emissions can begin have gotten no simpler, particularly in the face of a global economic slowdown.
For almost two decades, the United Nations has sponsored annual global talks, the United Nations Framework Convention on Climate Change, an international treaty signed by 194 countries to cooperatively discuss global climate change and its impact. The conferences operate on the principle of consensus, meaning that any of the participating nations can hold up an agreement.
The conflicts and controversies discussed are monotonously familiar: the differing obligations of industrialized and developing nations, the question of who will pay to help poor nations adapt, the urgency of protecting tropical forests and the need to rapidly develop and deploy clean energy technology.
But the meetings have often ended in disillusionment, with incremental political progress but little real impact on the climate. The negotiating process itself has come under fire from some quarters, including the poorest nations who believe their needs are being neglected in the fight among the major economic powers. Criticism has also come from a small but vocal band of climate-change skeptics, many of them members of the United States Congress, who doubt the existence of human influence on the climate and ridicule international efforts to deal with it.